Blockchain
Buku besar digital terdesentralisasi dan terdistribusi yang mencatat transaksi di jaringan komputer, sehingga hampir mustahil diubah secara retroaktif.
Tidak ada sinyal aktif.
Data pasar tidak tersedia.
Buku besar digital terdesentralisasi dan terdistribusi yang mencatat transaksi di jaringan komputer, sehingga hampir mus...
entity.trust_high
Aug 2026 · Skor Kesegaran: 80%
Apa itu Blockchain?
Buku besar digital terdesentralisasi dan terdistribusi yang mencatat transaksi di jaringan komputer, sehingga hampir mustahil diubah secara retroaktif.
- Category
- concept
- Type
- Authority Node
- Sumber
- 8
Graf Pengetahuan
98 relasiTerkait
Linimasa
The "innovation exemption" lets qualifying venues trade tokenized versions of U.S. stocks on public blockchains without registering as exchanges—though it excludes price-tracking "synthetics" and lets companies block tokenization of their shares.
The SEC is giving tokenized stocks a regulated U.S. pathway, while keeping trading volumes, access and issuer rights tightly controlled.
The motion for a preliminary injunction comes a few weeks after the Crypto Council for Innovation and Blockchain Association sued to block the law.
The U.S. Securities and Exchange Commission issued an agenda for its 24-trading roundtable and proposed a new transfer-agent rule with blockchain implications.
Some $6 million reached Ethereum before validators froze the chain, stranding the rest on a network that still is not producing blocks.
An attacker allegedly pushed Tectonic’s thinly traded TONIC token up 100-fold, used it as collateral to borrow real assets and left most funds stranded when Cronos validators paused the network.
Bandingkan
Ringkasan
Blockchain adalah buku besar digital terdesentralisasi dan terdistribusi yang mencatat transaksi di jaringan komputer. Teknologi ini memastikan bahwa setelah data dicatat, hampir mustahil diubah secara retroaktif tanpa mengubah semua blok berikutnya. Dengan mendistribusikan buku besar ke banyak peserta, sistem menghilangkan kebutuhan otoritas pusat seperti bank atau pemerintah untuk memvalidasi informasi.
Awalnya diperkenalkan sebagai teknologi di balik mata uang kripto pertama, blockchain telah berevolusi menjadi infrastruktur fundamental untuk berbagai aplikasi digital. Ini berfungsi sebagai metode transparan dan aman untuk mendokumentasikan kepemilikan dan aktivitas di lingkungan digital.
Cara Kerja
Sistem bekerja dengan mengelompokkan data ke dalam "blok" yang dihubungkan dalam "rantai" kronologis. Setiap blok berisi hash kriptografi unik, hash blok sebelumnya, dan kumpulan data transaksi. Struktur ini menciptakan tautan aman antar blok, sehingga upaya mengubah data di blok lama akan membatalkan tanda tangan kriptografi seluruh rantai.
Untuk menambahkan informasi baru ke buku besar, jaringan harus mencapai konsensus melalui aturan atau algoritma matematika tertentu. Komputer independen yang dikenal sebagai node bekerja sama memverifikasi bahwa transaksi baru valid sesuai protokol. Setelah jaringan setuju, blok baru ditambahkan ke buku besar dan diperbarui di semua node secara bersamaan, memastikan semua orang memiliki versi kebenaran yang sama.
Mengapa Penting
Blockchain menghapus pihak ketiga yang tepercaya, memungkinkan sistem keuangan yang terbuka dan tahan sensor. Ini mendasari mata uang kripto, kontrak pintar, dan token. Memahami dasar-dasarnya penting untuk menilai klaim dan desain Web3.
Konsep Terkait
Blockchain adalah landasan Cryptocurrency, Smart Contracts, dan Web3. Ini bergantung pada Konsensus dan Node, dan kasus penggunaannya mencakup stablecoin serta infrastruktur terdesentralisasi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
What is Blockchain?
Buku besar digital terdesentralisasi dan terdistribusi yang mencatat transaksi di jaringan komputer, sehingga hampir mustahil diubah secara retroaktif.
How does Blockchain work?
Blockchain adalah buku besar digital terdesentralisasi dan terdistribusi yang mencatat transaksi di jaringan komputer. Teknologi ini memastikan bahwa setelah data dicatat, hampir mustahil diubah secara retroaktif tanpa mengubah semua blok berikutnya. Dengan mendistribusikan buku besar ke banyak pese
Why does Blockchain matter in Web3?
Untuk menambahkan informasi baru ke buku besar, jaringan harus mencapai konsensus melalui aturan atau algoritma matematika tertentu. Komputer independen yang dikenal sebagai node bekerja sama memverifikasi bahwa transaksi baru valid sesuai protokol. Setelah jaringan setuju, blok baru ditambahkan ke